Rak pakaian minimalis dengan koleksi apparel di studio terang

Koleksi apparel pertama dengan identitas yang jelas

Color On Club lahir di Garut dengan satu fokus: membangun brand clothing yang punya cerita dan kualitas. Ini awal dari perjalanan kami.

Perjalanan kami

Dari satu ide di Garut, menjadi identitas

Satu hal yang kami pegang sejak awal: pakaian bukan sekadar kain. Ia bagian dari cara kamu menunjukkan siapa dirimu.

Kenapa memakai pakaian yang tidak punya identitas?

Rak pakaian modern dengan kemeja dan jaket di studio terang
1

Kualitas bahan

Kami pilih kain yang nyaman dipakai seharian, bukan sekadar enak dilihat.

2

Desain berkarakter

Setiap potongan kami rancang dengan identitas jelas, bukan sekadar ikut tren.

3

Proses teliti

Dari pola sampai jahitan akhir, kami periksa setiap detail sebelum sampai ke kamu.

4

Komitmen baru

Sebagai brand baru, kami membangun standar sendiri sejak langkah pertama.

Orang di balik setiap karya Color On Club

Kami memulai dari Garut dengan satu tujuan: membangun identitas lewat desain dan kualitas. Setiap koleksi lahir dari tangan yang percaya pada detail.

Muhamad Teguh Santosa, pendiri Color On Club, di ruang kerja kreatifnya

Muhamad Teguh Santosa

Pendiri & Kreator

Kreator muda Color On Club sedang meninjau detail desain di studio

Nadia Rahma

Kreator & Stylist

DARI GARUT

Kepercayaan yang tumbuh bersama warna

Orang-orang mulai mengenal Color On Club lewat kualitas jahitan dan konsistensi desain. Setiap pesanan adalah awal dari hubungan yang kami jaga.

Awalnya ragu karena brand baru, tapi kualitas bahannya bener-bener di luar ekspektasi. Jahitannya rapi, modelnya fresh, dan sekarang jadi langganan.

Female customer in her late 20s, Southeast Asian, casual friendly appearance

Rina Amelia

Pelanggan dari Garut

Yang bikin saya balik lagi bukan cuma design-nya, tapi cara mereka komunikasi. Proses pesan jelas, estimasi jujur, dan barangnya sesuai yang dijanjikan.

Male customer in his early 30s, Southeast Asian, relaxed modern style

Andi Pratama

Kolektor apparel lokal

Sebagai sesama brand lokal, saya ngerti gimana susahnya bangun identitas. Color On Club punya arah yang jelas, dan itu kelihatan dari tiap detail produknya.

Female designer in her mid 30s, Southeast Asian, creative professional look

Dewi Lestari

Desainer busana, Bandung

Pernah salah ukuran karena saya sendiri yang keliru. Mereka ganti tanpa ribet dan tetap ramah. Itu yang bikin trust saya ke brand ini naik drastis.

Male customer in his late 20s, Southeast Asian, casual urban style

Fajar Ramadhan

Customer dari Jakarta

Kita tidak butuh label besar, cukup cerita yang jelas.

Setiap koleksi Color on Club lahir dari kolaborasi dan obrolan nyata. Hubungi kami untuk diskusi atau sekadar berkenalan.